SINGKAWANGKITA- Kelima Warga Negara Indonesia (WNI) yang diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang bersama Satgas Pamtas TNI Jagoy Babang Bengkayang diberikan sosialisasi dan edukasi agar memahami bahaya/resiko jika bekerja ke Luar Negeri tanpa jalur yang resmi.
“Kita berikan sosialisasi dan edukasi supaya mereka paham mengenai bahaya/resiko jika bekerja ke Luar Negeri tanpa jalur resmi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang, Azriyal, Kamis (22/6).
Menurut Azriyal, selain melalui jalur resmi, setidaknya calon TKI harus memiliki skill atau keahlian sehingga tidak dimanfaatkan oknum yang memperkerjakannya.
“Minimal kita punya skill atau keahlian jika mau bekerja ke Luar Negeri, sehingga kita tidak mudah di manfaatkan oknum yang memperkerjakan calon TKI tersebut,” ujarnya.
Jangan sampai keberangkatan kelima WNI ke Malaysia ini, menambah korban berikutnya dari sejumlah korban yang merupakan WNI karena pergi ke Luar Negeri dengan tujuan bekerja namun melalui jalur tikus atau travel ilegal.
“Kita tidak menginginkan hal itu kembali terjadi,” ungkapnya.
Salah seorang WNI yang diamankan, Rabu (21/6) kemarin, mengucapkan terima kasih kepada petugas atas sosialisasi dan edukasi yang diberikan.
“Dengan begitu, kami semua terselamatkan dari bahaya/resiko seperti yang disampaikan petugas,” katanya.

























