SINGKAWANG KITA – Jelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, biasanya marak modus penipuan yang terjadi ditengah masyarakat. Misalnya, mulai mengaku-ngaku pejabat hingga aparat atau modus operandi lainnya yang tujuannya tentu mengeruk keuntungan dari masyarakat yang tertipu.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolres Singkawang meminta masyarakat waspada dan tidak mudah mempercayai permintaan-permintaan aneh yang berpotensi besar merupakan bentuk penipuan.
AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo mengungkapkan, berkaca dari yang sudah-sudah, setiap menjelang hari besar agama seperti hari raya idul fitri selalu saja ada orang-orang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan penipuan.
Modus para penipu dan pemeras yang mengaku dari Instansi Kepolisian ini beragam, namun pada ujung-ujungnya tetap satu yakni mendapatkan uang atau keuntungan lain dalam bentuk apapun.
Oleh karenanya dalam rangka mengantisipasi aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Kota Singkawang, dihimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayainya.
“Kami mengimbau agar masyarakat jangan percaya dengan segala bentuk penipuan dengan modus meminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang mengatasnamakan Kapolres atau pejabat Polri lainnya,” ujarnya pada Kamis 6 Mei 2021.
Dirinya mengatakan, msyarakat di minta untuk tidak percaya bila ada yang mengatasnamakan dirinya (KAPOLRES) atau pejabat polri lainnya yang meminta-minta sumbangan kepada pejabat pemerintahan ataupun pengusaha untuk kepentingan lebaran atau apapun bentuknya.
“Biasanya kan suka ada tuh modus-modus seperti itu jelang lebaran Saya pastikan tidak ada itu, siapapun orangnya dan apapun alasan serta bentuknya. Kami tegaskan itu bukan saya atau penjabat lainya,” tegasnya.
Dikatakannya, pihak kepolisian dengan ini memberitahukan serta menginformasikan bahwa dari Polres, maupun Polsek tidak akan pernah menelepon ataupun SMS untuk meminta sejumlah uang dan bantuan, dan apabila ada masyarakat mendapat telepon yang mengatasnamakan pejabat Polri agar melakukan pengecekan terhadap pejabat yang telah dijadikan referensi, guna klarifikasi atas kebenaran permintaan tersebut.
“Diimbau kepada masyarakat kota Singkawang agar selalu waspada dan tidak menanggapi permintaan uang atau bantuan mengatasnamakan pejabat Polri”, tambah Kapolres.

























