SINGKAWANG,KITA – “Untuk Teman2 yang punya keluarga dari luar kota yang mau pulang, suruh pulang (segera pulang) karena hari selasa ada pertemuan tokoh masyarakat, walikota dan para2 lain menentukan setiap Kota Singkawang akan ditutup jadi nggak ada yang bisa keluar masuk di setiap kota, di Singkawang batas masuknya Pasir Panjang, kemungkinan Kota Singkawang akan Lockdown….. sampai sembahyang Kubur selesai”
Begitulah bunyi hoax yang beredar di jejaring perpesanan, berita bohong ini dikirim berantai di banyak jenis aplikasi. Menanggapi hal tersebut, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pembuat berita bohong tersebut.
“Dari pagi saya mendapatkan laporan bahwa Singkawang akan di Lockdown. Sekali lagi saya tegaskan, itu tidak benar. Dan kami akan segera melaporkan ke Polisi, siapa pembuat isu Hoax tersebut.” Katanya. Senin 16 Maret 2020.
Ia mengimbau agar warga tidak mudah percaya dengan informasi yang diragukan kebenarannya, serta tidak mudah membagikan informasi yang diragukan kebenarannya. “Sebaiknya bertanya kepada otoritas yang ada, jangan mudah menyebarkan berita bohong karena bisa berkonsekwensi hukum,” pungkasnya.

























