SINGKAWANG KITA – Beredar sebuah video di media sosial yang diduga salah satu anggota Satpol PP Kota Singkawang terlihat sedang memberikan sanksi pada seorang warga, anggota satpol PP ini mengeluarkan suara yang keras akibat warga tersebut mengklaim tidak pernah ada sosialisasi dari pemerintah kota Singkawang terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Jumat (25/9).
Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengaku telah memerintahkan Kasat Pol PP Singkawang untuk tidak menugaskan di lapangan bagi anggota tersebut.
“Diduga video ini beredar, dimana tim gabungan sedang melakukan penegakan Perwako Nomor 49 tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan. Dalam giat ini didapati ada beberapa warga yang dinilai sudah melanggar Perwako, sehingga diberikan sanksi sosial,” kata Tjhai Chui Mie.
Menurutnya, sanksi yang dilakukan oleh salah satu anggota Satpol PP tersebut dinilai agak sedikit kasar. Sehingga, dirinya berjanji akan menindaklanjuti sikap yang ditunjukkan oleh anggota Satpol PP tersebut.
“Akan saya lihat kompetensi dan juga background pendidikan serta keahliannya. Dan tentu akan kita tempatkan orang-orang yang cocok dan sesuai untuk ditempatkan di Satpol PP,” ujarnya.
Disamping itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Singkawang agar bisa mentaati protokol kesehatan sesuai Perwako Nomor 49 tahun 2020.
“Pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan. Ini semua adalah demi kebaikan masyarakat Kota Singkawang untuk kesehatan dan keselamatan agar bisa terhindar dari penularan Covid-19,” pesannya

























