SINGKAWANG,KITA – Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo mengatakan pihaknya telah memeriksa lebih dari 10 saksi atas kasus hoax corona RSUD Abdul Aziz yang beredar pada 1 Februari 2020 di media-media sosial.
Sejumlah postingan akun Facebook saat itu mengunggah dan menarasikan jika di RSUD Abdul Aziz tengah terjadi kepanikan, akibat ada pasien terindikasi maupun terjangkit virus corona.
Beberapa akun juga mengunggah foto imbauan SOP (Standar Operasional Prosedur) penggunaan masker tenaga medis maupun karyawan RSUD Abdul Aziz, yang seolah-olah akibat adanya pasien corona yang dirawat.
” Terkait hoax yang kemarin menyerang RSUD Abdul Aziz dan dilaporkan oleh direkturnya, kami telah memeriksa lebih dari 10 Saksi-saksi, kami juga sudah menaikkan ke tahap penyidikan, akan ada yang nantinya dimintai pertanggungjawaban secara hukum,” kata Kapolres AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo Sabtu 7 Maret 2020.
Penetapan tersangka, kata Kapolres akan mengacu pada fakta-fakta dan alat bukti yang ada dari proses penyidikan yang dilakukan.
“Kita juga akan meminta keterangan dari ahli bahasa, ahli pidana serta ahli ITE,” kata Kapolres.
Ia juga mengimbau agar warga masyarakat untuk tidak membuat ataupun menyebarkan berita Hoax. Setiap informasi yang diragukan kebenarannya, disarankan untuk ditanyakan ke instansi terkait ataupun aparat kepolisian.
“Dikesempatan ini juga tidak henti-hentinya kami mengimbau agar warga bijak dalam menggunakan jempolnya di media sosial, karena segala sesuatu yang di-posting akan meninggalkan jejak digital, mari kita bersama-sama lawan hoax,”pungkasnya.
Ketika awak media mengecek langsung ke RSUD Abdul Aziz pada 1 Februari lalu, saat itu Direktur RSUD Abdul Aziz dr Ruchanihadi membantah jika pihaknya tengah merawat pasien terjangkit ataupun terindikasi terserang virus Corona, terlihat juga tidak ada kepanikan yang terjadi.
Pada sore harinya dr Ruchanihadi bersama dr Barita Ompusunggu yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Singkawang, melakukan pelaporan ke Polres Singkawang atas kabar bohong yang menyerang institusi RSUD Abdul Aziz.
Berikut sejumlah unggahan netizen di media sosial terutama di jejaring media sosial Facebook maupun di percakapan grup Whatsapp pada 1 Februari lalu.
#catatan redaksi# penting# Materi berita ini merupakan update penanganan hukum terkait pelaporan oleh direktur RSUD Abdul Aziz dan Kadiskes Singkawang di Polres Singkawang mengenai kasus hoax pada 1 Februari 2020 , BUKAN terkait pemberitaan pasien suspek dalam pengawasan asal Kabupaten Bengkayang yang dirujuk dan ditempatkan diruang isolasi RSUD Abdul Aziz sejak 4 Maret 2020. Terimakasih.




























Akhirnya muncul jg artikel terkait hoax yang beredar. Seperti yg kita tau banyak muncul artikel terkait hoax corona di Singkawang. Salah satu contohnya artikel Suara.com yg mengatasnamakan Gubernur Kalbar atas berita keterlambatan penanganan. Mungkin dapat diselidiki jg. Salam Singkawang hebat.