SINGKAWANG, KITA- Pemprov Kalbar dan Pemkot Singkawang berupaya meringankan beban warga miskin dan terdampak Pandemi Covid-19. Pembagian beras dilakukan pada warga-warga tersebut, adapun sebaran pembagian beras sebanyak 20 kilogram perKK mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah terverifikasi secara reguler oleh Kementerian Sosial RI tersebut antara lain
Kecamatan Singkawang Selatan seperti Kelurahan Sedau ada 1.681 KK dengan jumlah 7.551 jiwa, Kelurahan Sijangkung 598 KK dengan jumlah 2.661 jiwa, Kelurahan Pangmilang 522 KK dengan jumlah 2.234 jiwa dan Kelurahan Sagatani 412 KK dengan jumlah 1.838 jiwa. Sehingga totalnya ada sebanyak 3.213 KK dengan jumlah 14.284 jiwa dengan total beras sebanyak 64.260 Kg.
Untuk Kecamatan Singkawang Timur, seperti Kelurahan Pajintan 723 KK dengan jumlah 3.364 jiwa, Kelurahan Sanggau Kulor 420 KK dengan jumlah 1.932 jiwa, Kelurahan Bagak Sahwa 281 KK dengan jumlah 1.291 jiwa, Kelurahan Nyarumkop 550 KK dengan jumlah 2.375 jiwa dan Kelurahan Mayasofa 1.045 KK dengan jumlah 4.472 jiwa. Sehingga totalnya ada sebanyak 3.019 KK dengan jumlah 13.434 jiwa dengan total beras sebanyak 60.380 Kg.
Untuk Kecamatan Singkawang Utara, seperti Kelurahan Sungai Garam Hilir ada sebanyak 278 KK dengan jumlah 1.254 jiwa, Kelurahan Naram 221 KK dengan jumlah 932 jiwa, Kelurahan Sungai Bulan 196 KK dengan jumlah 834 jiwa, Kelurahan Sungai Rasau 224 KK dengan jumlah 821 jiwa, Kelurahan Setapuk Kecil 324 KK dengan jumlah 1.332 jiwa, Kelurahan Setapuk Besar 1.120 KK dengan jumlah 4.437 jiwa dan Kelurahan Semelagi Kecil 494 KK dengan jumlah 1.983 jiwa. Sehingga totalnya ada sebanyak 2.860 KK dengan jumlah 11.593 jiwa dengan total beras sebanyak 57.200 Kg.
Untuk Kecamatan Singkawang Barat, seperti Kelurahan Pasiran 925 KK dengan jumlah 3.828 jiwa, Kelurahan Melayu 337 KK dengan jumlah 1.340 jiwa, Kelurahan Tengah ada sebanyak 117 KK dengan jumlah 398 jiwa dan Kelurahan Kuala 461 KK dengan jumlah 1.982 jiwa. Sehingga totalnya ada sebanyak 1.840 KK dengan jumlah 7.548 jiwa dengan total beras sebanyak 36.800 Kg.
Untuk Kecamatan Singkawang Tengah, seperti Kelurahan Roban 2.221 KK dengan jumlah 8.918 jiwa, Kelurahan Condong 493 KK dengan jumlah 2.070 jiwa, Kelurahan Sekip Lama 567 KK dengan jumlah 2.203 jiwa, Kelurahan Jawa 202 KK dengan jumlah 759 jiwa, Kelurahan Bukit Batu 510 KK dengan jumlah 2.090 jiwa dan Kelurahan Sungai Wie 391 KK dengan jumlah 1.635 jiwa. Sehingga totalnya ada sebanyak 4.384 KK dengan jumlah 17.685 jiwa dengan total beras ada sebanyak 87.680 Kg.
“Secara keseluruhan dari total yang didata dan yang diberikan oleh bapak Gubernur Kalbar ada sebanyak 15.316 KK dengan jumlah 64.544 jiwa dengan total beras yang diberikan ada sebanyak 306.320 Kg,” Kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Rabu 1 April 2020.
Terkait dengan kebijakan pemerintah kota singkawang dalam meringankan warga masyarakat yang terdampak ekonomi akibat wabah covid-19, Walikota Singkawang telah mengarahkan tim gugus tugas dan OPD terkait untuk mendata ulang kelompok sasaran yang perlu dibantu diluar sasaran yang akan menerima bantuan beras saat ini. Karena data yang ada saat ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah terverifikasi secara reguler oleh Kementerian Sosial RI.
Dimungkinkan akibat dinamika sosial ekonomi yang diakibatkan wabah membuat ada warga yang mengalami dampak namun tidak tercatat dalam DTKS.
“Kelompok sasaran prioritas yang akan dibantu terutama adalah yang bekerja di sektor informal, umkm skala mikro, buruh lepas, dan warga yang rentan guncangan ekonominya akibat pemberlakuan kebijakan social physical distancing.” Kata Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, Rabu 1 April 2020.
Diharapkan pendataan ulang pada kelompok sasaran dimaksud dapat dilakukan secepatnya oleh lurah, camat dan diverifikasi oleh kepala opd terkait dan bilamana dipandang perlu dapat melibatkan kantor bps kota singkawang.
Bantuan beras ini akan dihantar langsung oleh petugas kerumah warga terdampak, jadi tidak perlu berkerumun mendatangi Kelurahan. Namun Wali Kota memastikan jika pihaknya mendapatkan informasi jika Bulog butuh waktu dalam pengemasan beras, diharapkan secepat mungkin seluruh seluruh wilayah dan warga terdampak sudah mendapatkan beras bantuan.



























