SINGKAWANG KITA – Belasan Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Singkawang gelar aksi damai di depan kantor DPRD Singkawang Rabu (7/9) kemarin.
Mereka beroarsi menyampaikan aspirasi atas penolakan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang ditetapkan Pemerintah.
Aksi mereka diterima secara langsung oleh Ketua dan Anggota DPRD Kota Singkawang.
Seorang demonstran, Ihsyan mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi ini sudah berdampak besar kepada masyarakat.
Tak hanya soal harga BBM yang melambung tinggi, harga bahan pokok dan lainnya juga ikut naik akibat kebijakan yang tidak pro rakyat ini.
“Banyak masyarakat kesulitan dengan kebijakan ini, harga-harga pangan bahkan ikut naik,” kata Ihsyan.
Ditambah lagi, Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang akan diberikan Pemerintah sebagai kompensasi kenaikan BBM ini, ia katakan, tak akan menjadi solusi jangka panjang.
Uang BLT yang hanya sebesar Rp 600 ribu dan hanya diperuntukan bagi golongan tertentu, menurutnya, akan menjadi persoalan baru.

























