SINGKAWANG, KITA – Kepolisian Resor (Polres) Singkawang mengimbau kepada elemen masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama. Imbauan ini disampaikan lantaran maraknya aksi provokasi berbau suku, agama, ras dan antar golongan (sara) di beberapa akun media sosial.
Kapolres Singkawang AKBP Prasetyo Adhi S.IK mengatakan, sangat disayangkan penggunaan media sosial justru disalahgunakan untuk membuat situasi menjadi tidak kondusif.
Seperti marak isu sara dan berita hoaks yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu masyarakat jangan mudah terpancing.
“Saya mengimbau kepada seluruh elemen keagamaan ataupun ormas yang ada di kota Singkawang. untuk menjaga kerukunan antar suku dan sesama umat beragama,” ujarnya.
Ia juga mengatakan masyarakat jangan mudah terpengaruh jika menerima informasi baik berupa berita atau isu yang berbau provokasi.
“Kalau ada hal-hal yang berbau unsur sara dan cenderung mengarah ke provokatif dan radikalisme, saya minta masyarakat langsung melaporkan pada pimpinan di masyarakat setempat seperti, RT dan RW jangan sampai provokatif dan ikut terprovokasi dan menimbulkan konflik berbau sara,” terangnya.
Dirinya menegaskan kepolisian resor Singkawang tidak pandang bulu dalam menegaskan hukum yang berlaku.Serta akan menerapkan mekanisme hukum yang berlaku kepada provokator yang kedapatan membuat resah masyarakat kalbar khususnya kota Singkawang.
“Akan kami tindak tegas kepada oknum yang membuat keresahan di tengah masyarakat kota Singkawang yang saat ini aman, damai dan tentram.” Tegasnya.





















