SINGKAWANG KITA – Ikatan Guru Indonesia (IGI) kota Singkawang menggelar Workshop pembuatan media pembelajaran berbasis Web, Android dan Zoom Unlimited yang digelar di Telematics Control Management (TCM) Wali Kota Singkawang, Sabtu (5/12). Kali ini, IGI Kota Singkawang bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dewan Pendidikan Kota Singkawang.
Workshop ini digelar guna meningkatkan kompetensi guru di Kota Singkawang. Sekaligus upaya IGI mensukseskan program pemerintah dalam literasi digitalisasi di era modern saat ini serta menjawab tantangan pendidikan di era pandemik Covid-19.
Istri Handayani, Seketaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang yang membuka workshop tersebut mengapresiasi kegiatan peningkatan kompetensi guru yang digelar IGI Singkawang ini. “Tentu kita semua berharap melalui kegiatan ini para guru bisa memanfaatkan kemajuan teknologi demi memajukan pendidikan di kota Singkawang,” katanya.
Ia tentu juga berharap sebagaimana program IGI yang ada, semoga Kota Singkawang kedepan menjadi kota literasi di tahun 2023 di Kalbar, sekaligius kota pendidikan.
Ia juga mengingatkan para peserta dan masyarakat seluruhnya untuk menjalankan protokol kesehatan baik dalam menjalani pelatihan maupun dalam kehidupan sehari hari. Oleh sebab itu, Diskominfo maupun dewan pendidikan termasuk IGI untuk tetap terus berkarya, bergandeng tangan dengan semua pihak,semua elemen dalam upaya bersama memajukan pembangunan di kota Singkawang.
Sementara itu, Helmi Fauzi sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kota Singkawang juga mengapresiasi apa yang dilakukan IGI Kota Singkawang. Ia berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas para pendidik. Terutama kualitas dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
“Dewan pendidikan mengapresiasi IGI untuk meningkatkan kualitas pendidikan kota Singkawang. Apalagi di era pandemik Covid-19, kita butuh kecerdasan menghadapi tantangan dan sudah dilakukan IGI. Dewan pendidikan meminta IGI terus mencerdaskan kota Singkawang dengan terus menggandeng, bekerjasama dan berkoodinasi dengan pihak manapun,” katanya. Dewan pendidikan juga mengharapkan IGI selalu terdepan dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di kota Singkawang. “Lets us sharing, growing dan leading together,” ajak Helmi Fauzi.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Ed TV Pontianak, pengurus IGI pusat, pengurus IGI Kalbar, Rapensi Singkawang, Sagusamed, persatuan guru NU, KIM kota Singkawang.
Selain itu kegiatan ini menghadirkan salah satu narasumbernya Elly Yuliana, Founder Sagusamed, Faouder MEGI, yang tentu saja pembicara bersetifikasi yang diakui pemerintah.
Sementara itu, Alkindi, Ketua IGI Kota Singkawang kegiatan ini merupakan program IGI Kota Singkawang. Dimana workshop ini bertujuan meningkatkan literasi digital kepada para guru. Hal ini sesuai visi dan misi IGI dalam rangka merealisasikan pencanangan pengembangan enam literasi yang digaungkan pemerintah. Keenam literasi dimaksud adalah literasi digitalisasi, literasi baca tulias, literasi numeris, literasi sains, literasi kewarganegaraan dan literasi kebudayaan. “Untuk jangka pendek sejak mulai tahun 2018 hingga tahun 2020, kita sudah mengembangkan literasi baca tulis dan literasi digitalisasi,” ungkapnya.


























