SINGKAWANG, KITA – Pusat informasi gugus tugas Covid-19 Singkawang menjadi corong penyebaran informasi mengenai penanganan Covid-19 di Kota Singkawang.
Setiap harinya, operator tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Singkawang yang di Backup Dinas Kominfo Singkawang mendapat laporan situasional dari masyarakat melalui nomor kontak covid-19 Singkawang di jalur +6282138139749 dan 05626300721.

Mulai dari informasi mengenai mayarakat yang datang dari luar kota Singkawang hingga pertanyaan mengenai tips-tips pencegahan Covid-19.
“Dalam satu hari pasti ada saja laporan dari masyarakat, yang memberitahukan jika ada warga yang berada di lingkungannya baru pulang dari luar Kota Singkawang ke Posko Penanganan Covid-19,” kata Kepala Posko Penanganan Covid-19 Singkawang, Ahyadi, Jumat (3/4).
Setiap laporan selalu ditindaklanjuti. Seringkali hingga turun kelapangan yang berkoordinasi dengan petugas kesehatan terdekat.
“Terhadap laporan tersebut, sudah kita tindaklanjuti dengan memberitahukannya kepada Puskesmas terdekat, kemudian dari Puskesmas langsung mengirimkan tenaga medisnya untuk mengecek kesehatan warga yang dilaporkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, dia juga berharap bagi warga Singkawang yang baru pulang dari luar kota maupun luar negeri hendaknya secara kesadaran diri mau memeriksakan kesehatannya di Puskesmas.
“Hal ini saya ingatkan, karena begitu maraknya penyebaran Covid-19 yang sudah mendunia, maka kami sebagai pilarnya Pemkot Singkawang mengharapkan kepedulian warga terutama kepada TKI-TKI yang baru pulang dari luar negeri maupun warga yang baru pulang dari luar kota sebaiknya melaporkan diri kepada RT. Dan kalau perlu, langsung memeriksakan diri kepada petugas kesehatan yang ada di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.
Tujuannya, untuk mengetahui kesehatan dirinya sendiri, sehingga dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari tidak menimbulkan kecurigaan dari tetangga-tetangga maupun warga yang ada di sekitarnya.
“Jadi kalau memang ada warga yang mengalami sakit, demam, batuk atau pilek usai bepergian bisa dengan segera ditangani,” jelasnya.
Lebih bagus lagi, jika memang ada warga Singkawang yang baru pulang dari luar kota atau luar negeri, dapat melakukan karantina secara mandiri.
“Artinya selama 14 hari berada di rumah dan tidak keluar rumah, dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan,” tuturnya.
Jika memang selama 14 hari kondisinya tetap fit dan tidak ada masalah dengan kesehatan, silahkan melakukan aktivitas di luar rumah.
“Dengan kerjasama seperti itu, artinya masyarakat turut mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

























