SINGKAWANG KITA- Menteri Agama Fachrul Razi menerima kunjungan audiensi sekaligus silaturahmi Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama rombongan pada Kamis (3/12/2020).

Bertempat di lantai dua Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Tjhai Chui Mie memaparkan jika di Kota Singkawang sedang dilakukan pemugaran Masjid Agung guna mewujudkan harapan masyarakat kota untuk memiliki mesjid yang representatif terlebih usia masjid agung saat ini yang telah mencapai 28 tahun.
Menteri agama dalam kesempatan ini juga menyampaikan jika dirinya siap membantu pemugaran Masjid Agung tersebut.
Tjhai Chui Mie menceritakan, dulu saat ia masih menjabat sebagai ketua DPRD Singkawang, seringkali hatinya terenyuh melihat jemaah haji terutama yang berusia lanjut harus naik turun bis akibat gerbang masjid yang kecil sehingga kendaraan pembawa calon jemaah atau jemaah haji ini tidak dapat masuk ke halaman masjid.
“Sejak dari saya ketua dewan biasanya saat mengikuti kegiatan melepas jemaah haji, jemaah harus naik turun dari bis Naik dan turun bus di luar gerbang karena pintu gerbangnya kecil bus tidak bisa masuk kehalaman mesjid
Makanya kemarin kita Galang dana kemudian bisa diperbaharui,”katanya.

“Nah setelah gerbang yang baru jadi kita lihat memang sudah sebaiknya secara keseluruhan masjid agung harus ada pembenahan karena dibeberapa bagian juga sudah mengalami kerusakan.” Katanya.
Tjhai Chui Mie menuturkan pada tahun ini pada dasarnya telah dianggarkan Rp 6 Miliar yang berasal dari APBD Kota Singkawang. Ia sendiri memiliki harapan untuk menuntaskan usaha pemugaran Masjid Agung dalam waktu dua tahun kedepan.
“Kita datang kali ini kita harapkan dukungan dan doa restunya dari bapak menteri, anggaran yang kita persiapkan mulai dari APBD dan diusahakan juga APBD Provinsi dan dari berbagai pihak yang tidak akan mengikat di kemudian hari,” katanya.
“Tentunya setelah kita pulang dari kantor bapak menteri kami berharap bisa makin percaya diri dalam membangun masjid agung.” Katanya.

Perwakilan dari kantor kementerian agama wilayah provinsi Kalimantan Barat, Darohman menyatakan sangat mendukung rencana mulia dari Pemkot Singkawang.
“kedatangan kami tentunya menyambung silaturahmi kemudian ada rencana mulia dari Pemkot Singkawang kali ini yang berasal dari wali kota Singkawang, rencana berupa pemugaran. Sebuah masjid yang sudah cukup tua Karena sudah berumur 28 tahun. Alhamdulillah kota Singkawang yang sangat majemuk juga mendapat predikat kota tertoleran.” Katanya.
“Kami dari kanwil sangat mengapresiasi dan bahagia karena singkawang punya walikota yang sangat peduli terhadap perkembangan perikehidupan beragama.” Tambahnya.
Ketua DPRD Singkawang Sujianto, kami juga mendambakan kota Singkawang memiliki ikon dan sekaligus menjadi tempat beribadah yang nyaman bagi masyarakat Kota Singkawang.
Arnadi Arkan ketua yayasan pengurus masjid agung Nurul Islam menyatakan dari yayasan sangat berbahagia ketika ibu wali sangat peduli untuk mempugar masjid agung. Dikawasan masjid agung juga terdapat lokasi pendidikan.
“Kami juga memiliki cita-cita yang sama, untuk dapat diketahui luasan areal sekitar 2.5 hektar di lokasi juga terdapat sarana-sarana pendidikan,”katanya.
Sementara Menteri Agama, Fachrul Razi mengatakan Kalimantan Barat atau Singkawang khususnya bukanlah wilayah yang asing bagi dirinya. Mulai dari semasa masih aktif di dunia militer ia telah kerap kali menginjakkan kaki di Kalbar.
“Saya juga banyak teman disana, memang saat ini kemajemukan dan toleransi perlu dipertahankan, itulah hebatnya Indonesia,”katanya.
Fachrul Razi menyampaikan kementerian agama siap membantu pelaksanaan pemugaran Masjid Agung. “Meski tidak besar, kita juga akan membantu untuk hal-hal lainnya,” pungkasnya.

























