SINGKAWANG, KITA- Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Singkawang, Barita P Ompusunggu meminta agar warga tidak panik dalam menyikapi kasus corona didalam negeri. Kewaspadaan memang harus ditingkatkan namun bukan berarti harus panik.
“Kami sebelumnya juga sudah mempersiapkan kesiapsiagaan di Kota Singkawang mengenai penyebaran virus corona tersebut,” ujarnya.
Jika memang terjadi kasus, maka RSUD Abdul Aziz dan RS St Vincentius dipercaya untuk menangani pasien yang terkena virus corona.
“Tapi saya berharap, semoga Kalbar umumnya dan Kota Singkawang khususnya tidak ada kasus, dengan selalu mengedepankan kewaspadaan,” ujarnya.
Perlu diketahui, katanya, kesiapsiagaan penanggulangan Covid-19, beberapa hal yang sudah pihaknya lakukan, antaralain, menggelar rapat koordinasi dengan LS/LP serta jajaran Pemkot bersama Walikota pada tanggal 29 Januari 2020.
Kemudian, menggelar rapat koordinasi di internal Dinkes sebagai tindaklanjut dari rapat sebelumnya guna memfikskan alur pelaporan dan rujukan. Dilanjutkan dengan Workshop Corona dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait (sebanyak 200 undangan) pada tanggal 4 Februari 2020, sebagai momen sosialisasi dan koordinasi sekaligus menfikskan alur pelaporan dan rujukan serta susunan tim penanggulangan tingkat kota.
“Kemudian, pada tanggal 10 Februari 2020, Kadinkes Provinsi Kalbar telah melakukan kunjungan/meninjau kesiapan di RSUD Abdul Azis dan St Vincentius sekaligus melihat simulasi penanganan kasus dan lokasi/kamar isolasi,” ungkapnya.
























