SINGKAWANGKITA – Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang genap berusia 4 tahun, pada 9 Oktober 2023 kemarin.
Memperingati hari ulang tahun salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Singkawang ini, Perumda AMGP kemudian membuat acara sederhana di kantor mereka dengan dihadiri sejumlah pejabat di Kota Singkawang, sabtu 14 Oktober 2023.
Meski baru menginjak usia 4 tahun, Perumda AMGP Kota Singkawang terbukti sukses memberikan pelayanannya kepada masyarakat, khususnya para pelanggan.
Tercatat saat ini sudah lebih dari 23 ribu masyarakat di Kota Singkawang berlanggananan air leding di Perumda AMGP.
Jumlah 23 ribu tersebut merupakan jumlah maksimal yang saat ini bisa dilayani oleh Perumda AMGP Kota Singkawang, akibat keterbatasan air yang dapat disalurkan.
Oleh sebab itu, Direktur Perumda AMGP Kota Singkawang, Suriandi berkomitmen untuk meningkatkan air baku yang dapat diolah di IPA (Instalasi Pengolahan Air).
“Komitmen saya itu adalah bagaimana meningkatkan air baku yang diolah di IPA, agar saat kemarau, kami masih bisa mengalirkan air ke pelanggan,” terang Suriandi.
Salah satu rencana yang ia upayakan adalah meningkatkan pemanfaatan air baku di wilayah Semelagi yang air bakunya selalu tersedia walau di musim kemarau.
Pemerintah Kota Singkawang berencana akan meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) sehingga kedepannya bisa menjawab gate kebutuhan dengan penyediaan air bersih sesuai kemampuan Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Singkawang.
“Berdasarkan realtime, kita harus bisa menyiapkan kapasitas IPA sebesar 450 liter per detik. Sementara yang ada saat ini baru ada sekitar 330 liter per detik. Maka gate inilah yang harus kita penuhi,” kata Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro saat menghadiri puncak peringatan HUT Perumda AMGP Singkawang ke-4 tahun 2023, Sabtu (14/10).
Apalagi saat ini hingga tren kedepan, sektor-sektor perumahan yang komersial dari menengah ke atas tentunya akan aemakin banyak. Yang tentu salah satu ukuran pengembang adalah ketersediaan fasilitas air bersih.
Jika tidak ditambah kapasitas IPA nya, maka akan menjadi kelemahan pelayanan bagi Pemkot Singkawang.
“Maka langkah kerjanya adalah bagaimana kita meningkatkan kapasitas IPA Perumda AMGP Singkawang yang ada sambil mencari INTAKE yang baru,” ujarnya.
Sementara ini INTAKE yang bisa menjadi andalan adalah Danau Serantangan. Di lokasi tersebut sudah dibebaskan lahannya untuk pembangunan IPA, sehingga tinggal mencari investor untuk membangun INTAKE dan perpipaan sebagai penghubung dari sumber air ke wilayah pelayanan.
“Seperti SPN, bandara dan kawasan di Singkawang Selatan,” ungkapnya.
Selain hal tersebut masih menjadi PR Pemkot Singkawang, Sumastro juga mengapresiasi kepatuhan konsumen dalam membayar rekening air tepat waktu. (*)



























