SINGKAWANG KITA- Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo menegaskan jika program vaksinasi covid-19 adalah untuk masyarakat luas, untuk itu ia mengimbau agar warga tidak percaya terhadap tudingan-tudingan seperti yang beredar di media sosial jika vaksin didominasi oleh kelompok sosial hingga etnis tertentu.
Yang jelas, untuk warga yang hendak mendapatkan vaksinasi mesti mendaftar terlebih dahulu serta kemudian dilakukan skrining apakah calon penerima vaksin memenuhi syarat umur 18 tahun keatas maupun syarat kesehatan untuk mendapatkan suntikan vaksin.
“Tidak ada yang namanya isu-isu vaksin didominasi oleh kelompok sosial tertentu ataupun etnis tertentu separti ada yang menulis di facebook. Tidak benar seperti itu,” kata Kapolres Singkawang Jumat 25 Juni 2021.
Teruntuk kegiatan vaksinasi massal yang di gelar pada Sabtu 26 Juni 2021 di Paviliun jalan Diponegoro Singkawang, Kapolres mengatakan sesuai dengan whaitinglist penerima vaksin yang telah sebelumnya melakukan pendaftaran melalui Polres Singkawang.
“Namun untuk besok sesuai whaitinglist yang ada, atau yang terdaftar di Polres Singkawang dari pagi hingga jam 12 siang, kami mengalokasikan 1000 hingga 1100 yang telah terdaftar (melalui Polres Singkawang), mulai 12.30 hingga pukul 15.00 untuk yang telah terdaftar (bukan melalui Polres Singkawang) namun belum berkesempatan di vaksin,” katanya.
Kemudian Kapolres meminta agar masyarakat untuk dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat berupa Puskesmas untuk melakukan pendaftaran vaksinasi covid-19. Lantaran di Kota Singkawang sudah tersedia stok vaksin baik yang berasal dari Pemerintah Kota maupun kiriman dari Mabes Polri dan Mabes TNI.
“Selain vaksin yang diterima oleh pemerintah, kita TNI Polri juga menerima stok vaksin dari Mabes TNI dan Mabes Polri Stok vaksin yang ada dengan kedatangan besok, ada 1023 vial multidose untuk digunakan bagi 10.230 masyarakat Singkawang,” katanya.
Kapolres menambahkan, walaupun program vaksinasi sudah berjalan, namun Presiden menegaskan mulai tanggal 26 adalah vaksinasi massal dengan target nantinya hingga satu juta orang perhari.
“Setelah itu tetap akan ada vaksinasi-vaksinasi berikutnya baik di paviliun atau di puskesmas-puskesmas, jadi tidak ada dominasi oleh pihak pihak tertentu, justru kita dibantu oleh adanya relawan-relawan yang bersedia membantu,”pungkasnya.
Sementara itu Dandim 1202 Singkawang, Letkol Inf Condro menambahkan jika masyarakat yang telah menerima vaksin untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“5 M nya tetap dijaga dengan baik, jangan habis di vaksin lalu abai terhadap pencegahan,” katanya.
Dandim menegaskan program pemerintah bersama TNI Polri baru bisa akan terlaksana dengan baik jika seluruh masyarakat dapat mendukung dan mengikuti program yang dicanangkan ini.


























