SINGKAWANG KITA- Singkawang mengalami pertambahan angka kasus Covid-19 yang cukup tinggi, tercatat hingga update terakhir Rabu 31/3/2021, sebanyak 127 kasus terkonfirmasi aktif yang di unggah oleh gugus tugas covid-19 Singkawang melalui akun Instagram Dinas Kominfo Singkawang.
Penambahan terbanyak berasal dari kluster salah satu tempat pendidikan keagamaan, dimana dari 75 sampel swab tercatat 41 diantaranya terkonfirmasi covid-19.
“Peningkatan ada sebanyak 54 kasus (Selasa) diantaranya 41 dari sana,” kata Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, Barita P Ompusunggu, Rabu (31/3).
Saat ini mereka yang terkonfirmasi sudah dilakukan isolasi mandiri di tempat tersebut.
“Sedangkan yang negatif, sudah kita pulangkan ke rumahnya masing-masing,” katanya.
“Terhadap temuan ini kita sudah melakukan Swab terhadap 75 anak santri, termasuk pembina dan ustadnya,” ujarnya.
Dari 75 orang yang di Swab, terdapat 41 anak santri yang terkonfirmasi Covid-19. Rata-rata yang positif adalah orang tanpa gejala (OTG).
“Terkait dengan temuan ini, Satgas Covid bersama Camat sudah melakukan kunjungan ke lokasi langsung, berdasarkan kesepakatan, yang terkonfirmasi kita isolasi mandiri di Rumah Tahfidz tersebut,” ungkapnya.
Isolasi mandiri akan dilakukan selama 10 hari, karena sesuai dengan Juknis khusus yang OTG hanya cukup 10 hari.
“Sedangkan hari ini akan dilakukan penyemprotan Disinfektan di lokasi pada pagi dan sore,” jelasnya.
Barita menceritakan, awal mula ditemukan kasus ini sebelumnya ada satu santri yang kehilangan penciuman.
“Santri tersebut kita Swab, ternyata hasilnya positip. Kemudian kita lakukan swab terhadap teman-temannya yang kontak erat dengan santri tersebut dan hasilnya juga positip,” tuturnya.
Swab pertama ada 10 orang yang positip dan swab kedua ada 31 santri yang positip.
“Jadi totalnya ada 41 santri,” ujarnya.
Barita menambahkan, dari 41 orang yang terkonfirmasi, satu diantaranya menjalani perawatan di Rumah Sakit.
“Hal itu dikarenakan santri tersebut mengalami sedikit sesak nafas,” tutupnya.

























