SINGKAWANG KITA- Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menghadiri kegiatan Pertanaman Anggota Pekarangan Pangan Lestari (P2L) oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari di Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kamis (24/9).
“Saya sangat mengapresiasi atas program yang dilaksanakan oleh Kelompok Mekar Sari, yang mana kelompok ini telah berhasil membina generasi ibu-ibu untuk menyukseskan program ketahanan pangan dan mau terjun untuk mengembangkan Pertanian di Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.
Semoga apa yang dilakukan warga setempat dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar halaman rumah dapat dicontoh warga lainnya.
“Sebab, di tengah pandemi Covid-19, masyarakat masih bisa beraktivitas dengan bercocok tanam. Meski demikian warga tetap diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat bercocok tanam demi mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, salah satu upaya pemerintah untuk mensejahterakan rakyat yaitu melalui gerakan menanam seperti yang dilakukan sekarang ini.
“Saya bangga dengan apa yang Ibu-ibu lakukan. Lahan pekarangan memiliki potensi yang cukup besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga jika pemanfaatannya dilaksanakan secara maksimal. Terlebih di masa pandemi saat ini,” ungkapnya.
Kepala dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang, Yusnita Fitriadi mengatakan, program pemerintah seperti ini salah satunya untuk mengatasi stanting atau gizi buruk.
“Selama ini mereka diam-diam, tidak banyak mengeluh tetapi tetap bekerja dan terbukti mereka melakukan panen perdana dan bisa menunjukan hasilnya. Mereka inilah yang patut kita apresiasi,” katanya.
Dia juga mengucapkan selamat hari Tani Nasional. “Tanpa petani, kita tidak bisa memenuhi gizi, tanpa petani kita tidak bisa sejahtera, tanpa petani bangsa tidak akan maju,” ujarnya.

























