SINGKAWANG KITA- Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memimpin apel penerimaan Satgas Pamtas Purna Tugas operasi perbatasan Batalyon 641 Rapites Beruang di Halaman Upacara Brigif 19/kh Kota Singkawang jumat (25/9/2020).
Pangdam XII/Tanjungpura mengungkapkan. Kegiatan apel tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Komando kepada satgas Pamtas atas keberhasilan dan prestasi yang membanggakan dalam pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan RI – Malaysia.
“Ini bentuk apresiasi kita kepada pantas. Selama kurang lebih 10 bulan bertugas di wilayah perbatasan terutama sektor Barat. Banyak hal yang postif dan hal membanggakan. Untuk satuan kita,” ujar Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.
Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengungkapkan. Dari hasil prestasi dalam penugasannya ada beberapa hal yang sangat membanggakan. Seperti berhasil menggagalkan beberapa kegiatan ilegal. Seperti ilegal Logging 2 kasus. Ilegal Trading 33 kasus. Ilegal trafiking 1 kasus, ilegal entry 292 kasus.
“Tidak hanya itu. Prestasi yang lebih membanggakan mencegah peredaran narkoba sebanyak 7 kasus bahkan ada penggagalan narkoba yang mencapai 51,9 kg. Dan penyerahan senjata api dari masyarakat sebanyak 33 kasus dan 1 penyerahan bahandak. Itu keberhasilan mereka,” katanya.
Dirinya mengatakan. Bagi prajurit. Tugas adalan suatu kehormatan. Oleh karena itu pelaksanaan tugas yang berhasil ini harus menjadikan pengalaman yang berharga dan harus di evaluasi sebagai bekal untuk penugasan – penugasan yang yang akan datang yang menanti untuk batalion ini.
“Kita berharap batalyon ini segera konsolidasi dan merubah manset yang semula daerah operasi menjadi daerah Hombis dalam melaksanakan tugas lanjutan. Tentunya kita harapkan mereka dapat bertemu dengan keluarganya.” Harapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan. Di mana saat ini masih dalam suasana Covid. Tetap selalu mematuhi protokol kesehatan.
“tetap selalu mengunakan masker. Menjaga jarak dan selalu mencuci tangan. Dan tetap selalu menjadi tauladan dalam penegakan disiplin kesehatan di lingkungan dan satuannya.” Harapnya.

























