SINGKAWANG KITA- Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Pemerintah Kota Singkawang, salah satu agenda adalah melakukan penghapusan denda tunggakan pembayaran rekening air bersih PDAM serta memberikan diskon bagi pelanggan baru.
“Tekhnisnya nanti PDAM akan sampaikan, intinya saya sampaikan kepada masyarakat kedepannya untuk rutin dan tepat waktu melaksanakan kewajiban membayar rekening air bersih,” katanya Jumat 25 September 2020.
Langkah penghapusan denda selain memperingati HUT Pemkot juga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota terhadap warganya yang alami dampak pandemi yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Terutama sektor perekonomian yang mengalami perlambatan.
“Kepada masyarakat Singkawang dapat memanfaatkan secara maksimal mengenai program penghapusan denda tunggakan dan promo penyambungan pasang baru,” pesannya.
PDAM Gunung Poteng sendiri menyurati dewan pengawas terkait program ini.
“Suratnya sedang kita buat untuk meminta persetujuan dari Dewan Pengawas. Mudah-mudahan Dewan Pengawas setuju. Jadi setiap denda rekening air bersih yang tidak dibayar rencananya akan kita hapus,” kata Direktur Perumda Air Minum Gunung Poteng Singkawang, Suriandi, Kamis (24/9).
Menurutnya, rencana penghapusan denda akan diberlakukan dari bulan Oktober, November sampai Desember 2020.
Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan promo pemasangan sambungan baru sebesar 25 persen yang juga dalam waktu tiga bulan kedepan.
“Diskon 25 persen ini kita berikan dari tarif normal. Seperti untuk pemasangan sambungan baru khusus rumah tangga tarif normalnya Rp1.498.000. Tetapi setelah di korting 25 persen jadilah diangka Rp1.130.000,” ujarnya.
Menurutnya, rencana pemberlakuan penghapusan denda dan diskon pemasangan pasang baru PDAM adalah dalam rangka memperingati HUT Pemkot Singkawang ke-19 tahun 2020.
Suriandi mengungkapkan, sampai saat ini tunggakan PDAM masih ada sekitar Rp 14 Miliar lebih. Yang mana tunggakan tersebut sudah ada sejak 2010 hingga sekarang.
Sementara jumlah pelanggan PDAM sampai sekarang sudah mencapai sekitar 18.148 SR. “Sehingga sekarang ini, kita sedang melakukan validasi data berapa banyak pelanggan yang menunggak. Mengingat data tunggakannya bervariasi,” ungkapnya.
Dia menargetkan jumlah pelanggan hingga akhir 2020 mencapai 20.000 pelanggan. Hanya saja, untuk memenuhi target tersebut sepertinya sangat sulit, dikarenakan masih ada beberapa faktor yang menjadi penyebab tidak tercapainya target tersebut.
“Terutama kita masih kekurangan jaringan pipa tersier. Karena begitu ada pelanggan mau menyambung, pipa tersiernya tidak ada,” jelasnya.
Kalau mengenai persediaan air, dia menyatakan sangat cukup. Tetapi dalam jangka dua tahun kedepan, PDAM Singkawang harus membuat IMTEK baru.
Kabag Umum dan Program Perumda Air Minum Gunung Poteng Singkawang, Islam Pribadi mengatakan, dalam rangka mengurangi beban masyarakat khususnya yang terkena imbas pandemi Covid-19 di Singkawang, maka Pemkot Singkawang membuat beberapa kebijakan sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dan provinsi dengan memberikan keringanan kepada masyarakat.
“Kita di PDAM Singkawang sebagai perpanjangan tangan dari Pemkot Singkawang dalam hal melayani air bersih masyarakat Singkawang, akan mencoba untuk memberikan semacam relaksasi (kemudahan atau keringanan) kepada pelanggan,” katanya.
Salah satunya yang sudah menjadi program Direktur dan management Perumda Air Minum Gunung Poteng Singkawang yaitu penghapusan denda tunggakan yang rencananya akan diluncurkan dari bulan Oktober-Desember 2020.
“Kita menyadari betapa pentingnya air bersih bagi masyarakat untuk menunjang program pemerintah 100-0-100 khususnya dalam pelayanan air bersih 100 persen, sehingga kita juga memberikan semacam diskond atau potongan biaya pasang baru,” ujarnya.
Pemberian diskond ini sebenarnya sudah pihaknya laksanakan sejak bulan Agustus kemarin dalam rangka memperingati HUT RI. Dan sekarang akan dilanjutkan dalam rangka memperingati HUT Pemkot Singkawang ke-19.

























