SINGKAWANG KITA – Direktorat Jenderal Ruang Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, berencana menanam 25 ribu mangrove yang dipusatkan di wilayah Singkawang Utara. Hal ini disampaikan saat Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menerima kunjungan kerja staf dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Ruang Kelautan di ruang kerja Wali Kota Singkawang, Kamis (8/10).
Kunjungan mereka didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Singkawang, Yusnita Fitriadi dan Ketua Komisi 2 DPRD Singkawang, Muhammadin, yang bertujuan untuk menyampaikan adanya bantuan berupa penanaman Mangrove di Kecamatan Singkawang Utara seluas 10 hektare dengan bibit sebanyak 25 ribu batang Mangrove.
Diharapkan dengan penanaman bibit mangrove ini akan semakin membuat alam tetap lestari serta menjadi sekotr kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui wisata mangrove diwilayah Singkawang Utara.
“Dengan adanya bantuan Mangrove ini, bisa membuat masyarakat Kecamatan Singkawang Utara bisa lebih kreatif lagi untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya dengan baik sebagai salah satu tempat wisata serta bisa memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya terutama kepada kelompok yang dipercayakan untuk mengurus Mangrove tersebut,” kata Tjhai Chui Mie.
Rencananya, 25 ribu batang Mangrove tersebut akan dilakukan penanaman secara serentak pada Senin (12/10) mendatang.
“Saya mangajak masyarakat Singkawang untuk tidak ada kata menyerah dengan pandemi Covid-19 agar pemulihan ekonomi bisa dilakukan,” ujarnya.

























