SINGKAWANG KITA- Mahendra Perdana terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Kalbar periode 2021-2026 pada Konferensi DPW Perhiptani yang digelar di Hotel Dangau Kota Singkawang, Jumat (2/7).
“Saya berjanji akan membenahi organisasi internal serta memastikan terlaksananya Musda di tingkat kabupaten/kota, setidaknya dalam jangka waktu dua tahun kedepan,” kata Mahendra.
Dia memahami betul, apa yang dirasakan oleh penyuluh pertanian di lapangan. Karena kerjanya penyuluh pertanian bisa sampai 24 jam.
“Dimana rekan-rekan penyuluh tidak hanya mengakomodir dan memberikan penyuluhan kepada para petani, namun juga seringkali diminta bantuan oleh petani dan tidak peduli jam berapapun,” ujarnya.
Menurutnya, penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan pertanian dan juga negara, sehingga negara akan stabil ketika kebutuhan dasar rakyatnya berupa pangan terpenuhi.
“Saya berharap penyuluh pertanian kedepan makin semangat untuk membuat pembangunan sektor pertanian agar semakin meningkat dan tujuan peningkatan kesejahteraan petani tercapai,” ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultural Provinsi Kalbar, Wahyudi mengatakan, jumlah penyuluh pertanian yang ada di Kalbar adalah sebanyak 1.777 orang.
“Mereka terdiri dari tenaga THL-TB, P3K dan PNS. Mereka menyebar dengan variasinya masing-masing di kabupaten/kota,” katanya.
Mudah-mudahan melalui konferensi yang diadakan lima tahun sekali ini bisa memberikan hasil yang maksimal. Serta bisa memberikan masukan kepada pemerintah didalam membangun sektor pertanian khususnya di Kalbar didalam menyukseskan swasembada kebutuhan pangan ditengah pandemi Covid-19.
“Hasil konferensi ini juga diharapkan bisa memberikan hasil motivasi, cara maupun metode-metode dan terobosan-terobosan daripada penyuluh pertanian didalam menjawab tantangan kebutuhan pangan masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya
























