SINGKAWANG KITA – Bunga bangkai tumbuh dibelajkang Vihara Nacha Thai Ci Kaliasin Dalam Kelurahan Sedau, tak pelak karena tidak biasa, kemunculan bunga bangkai ini menjadi kehebohan warga
Ketua pengurus Vihara Nacha Thai Ci, Ceu Kin Jin mengatakan, jika dirinya yang pertama kali menemukan bunga bangkai tersebut.
“Waktu itu (1 Oktober lalu) saya hendak sembahyang, saya lihat ujungnya dari balik batu kan, ternyata bunganya besar,” jelas Ceu Kin Jin, Minggu (11/10).
Lantas, dia pun merasa takjub dan senang dengan kehadiran bunga tersebut yang tumbuh hanya berjarak beberapa meter di belakang Vihara.
Meski demikian, dia lantas membiarkan bunga tersebut tumbuh secara alami di alam.
Dia mengungkapkan, tidak sedikit warga Tionghoa yang hendak sembahyang mau melihat dan bersua foto dengan bunga bangkai tersebut.
“Sempat ramai beberapa hari ini sejak ada bunga itu, karena mereka penasaran dan hendak berfoto,” ujarnya.
Dari pantauan dari 10 tangkai, dua diantaranya sudah layu. Masing-masing tangkai memiliki tinggi dan lebarnya berbeda-beda. Bunga bangkai itu tumbuh disekitaran bebatuan besar.
Kepala Seksi Wilayah III Singkawang, Suparto mengatakan, bunga bangkai bisa tumbuh di musim-musim tertentu seperti saat ini.
“Saya menghimbau masyarakat agar tidak mencabut bahkan merusak bunga bangkai tersebut,” katanya.
Kalau untuk sekedar melihat-lihat dan berfoto, itu tidak masalah.
Menurutnya, bunga bangkai itu merupakan hal yang sangat langka, tentu dapat menjadi daya tarik masyarakat yang memang penasaran dengan bentuk dan aromanya.
“Yang terpenting kita bersama-sama menjaga lingkungan, apa lagi bunga bangkai termasuk merupakan bunga langka,” jelasnya.

























