SINGKAWANG KITA – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, turut bersedih atas meninggalnya Ajie yang menjadi korban kebakaran di Jalan Kridasana gang 70 Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat.
Ia menyampaikan belasungkawanya ketika memantau langsung lokasi kejadian sekaligus evakuasi jasad wanita berusia 70 tahun tersebut.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie tidak datang sendirian, Ia ditemani Dandim 1202/Skw Letkol Inf Condro Edi Wibowo, Wakapolres Singkawang, Kompol Haryanto, Kepala BPBD Kota Singkawang M Syafruddin, serta Lurah Pasiran ketika memantau proses evakuasi paska kebakaran.
“Turut berdukacita atas meninggalnya Ajie yang menjadi korban peristiwa kebakaran ini.” katanya
Awal tahun 2021 ini saja tercatat telah terjadi tiga kali kebakaran diseputar Kota Singkawang, selain menimbulkan kerugian materi, juga mengakibatkan dua korban jiwa.
“Kami akan mengevaluasi terkait peristiwa kebakaran, dan kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk berhati-hati,” kata Tjhai Chui Mie.
Selain berupaya meningkatkan fasilitas BPKS Walikota juga menyampaikan hal lain yang lebih penting adalah mengantisipasi terjadinya kebakaran.
Dia menghimbau untuk masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap hal-hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran, baik itu listrik maupun kompor dan sumber api lainnya yang berpotensi.
“Jika ada kabel yang sudah tua, harus di cek kembali, jangan sampai hal seperti ini justru menjadi penyebab kebakaran dan pastinya membahayakan dan menyebabkan kerugian,” tukasnya.
Selain itu, Tjhai Chui Mie juga menyerahkan bantuan barupa perlengkapan sehari-hari seperti pakaian, serta kebutuhan pokok seperti beras dan mie instankepada para korban kebakaran.
“Korban kebakaran yang tidak punya tempat tinggal juga akan kami ungsikan ke kantor Dinas Sosial,” katanya.
Sedangkan untuk bagian bangunan yang rusak akibat kebakaran, dia mintakan Lurah Pasiran Iskandar dan Ketua RT setempat untuk mendata apa saja bagian yang rusak sehingga bisa dibantu oleh Pemkot Singkawang.
“Untuk sementara kami berikan bantuan seng (atap) dulu ya, supaya nanti diperbaiki dulu sehingga mereka bisa tetap tinggal ketika hujan,” terangnya.
Dia juga meminta para korban dan warga sekitar untuk berhati-hati terhadap bangunan rusak akibat terbakar karena berpotensi roboh.
“Kami akan meminta tukang untuk mengecek dulu, rumah itu layak atau tidak untuk kembali ditinggali, jangan sampai roboh dan menelan korban,” tukasnya.

























