SINGKAWANG KITA – Pihak sekolah SMP Barito menunda pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka pada 4 Januari 2021 mendatang.
“Sebenarnya kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi proses belajar mengajar tatap muka di sekolah pada 4 Januari mendatang. Namun, berhubung Singkawang masih dalam kategori Zona Oranye mau tidak mau pelaksanaan tatap muka kita tunda,” kata Kepala Sekolah SMP Barito Singkawang, Deddy, Minggu (27/12).
Dia mengungkapkan, sebenarnya sekolah SMP Barito Singkawang termasuk salah satu dari 17 sekolah yang memenuhi syarat untuk melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka pada 4 Januari mendatang.
“Tetapi dari Ketua Yayasan menyampaikan, selama masih dalam Zona Oranye sebaiknya belajar tatap muka ditunda dulu,” ujarnya.
Mengenai penundaan ini, dirinya mengaku harus bijaksana, terlebih hal ini menyangkut hajat kesehatan.
“Jadi sementara ini kita ikuti dulu aturan yang ada. Nanti jika memang sudah dalam kondisi baik, kita akan tetap laksanakan proses belajar mengajar tatap muka,” ungkapnya.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, bagi sekolah yang masih ingin melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka hendaknya memperhatikan protokol kesehatan.
“Jangan sampai ada sekolah yang melanggar aturan SK 4 Menteri, kemudian sekolah juga harus siap menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Dia juga meminta agar pihak sekolah bisa mengatur siswa siswinya sewaktu pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka.
“Jangan sampai terjadi kerumunan di sekolah,” ujarnya.

























