SINGKAWANG, KITA- Pemerintah Kota Singkawang bersama TNI melaksanakan Rapid Test massal di dua Pasar Tradisional seperti Beringin dan Alianyang, Rabu (15/7).
Kegiatan Rapid Test dibagi dua sesi, untuk di Pasar Beringin dimulai dari pukul 07.00-10.00 WIB, sedangkan di Pasar Alianyang dimulai dari pukul 15.00-17.00 WIB.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pelaksanaan Rapid Test massal secara gratis ini adalah dalam rangka memperingati HUT Kodam XII/Tpr ke-62 tahun 2020.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positip, dimana pihaknya ingin memberikan edukasi kepada pedagang agar bisa menyampaikan kepada konsumennya bahwa sampai saat ini masyarakat harus selalu waspada dan tetap mengikuti protokol kesehatan, sehingga New Normal yang Pemkot Singkawang canangkan bisa benar-benar diterapkan.
“Indikatornya yaitu dari hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat Kota Singkawang,” ujarnya.

Saat ini juga di RSUD Abdul Aziz Singkawang sudah tidak ada lagi pasien yang terkonfirmasi positip di ruang isolasi.
“Maka kita harapkan kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk tetap menjaga kesehatan dengan selalu mengikuti protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi penularan Covid-19 gelombang kedua,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, dari sekian banyak pedagang yang dipantau dalam kegiatan ini, rata-rata yang di Rapid Test masih non reaktif.
“Tetapi jika seandainya ada yang reaktif, maka akan ada dua pilihan, apakah melakukan karantina mandiri di rumah atau karantina terpusat ke tempat yang sudah kita siapkan,” jelasnya.
Kepala Rumah Sakit DKT Singkawang, Bowo Hery mengatakan, kegiatan ini adalah merupakan salah satu rangkaian HUT Kodam XII/Tpr ke-62.
“Sehingga seluruh jajaran Kodam XII/Tpr melaksanakan bakti sosial, seperti Rapid Test Massal,” katanya.
Dalam kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Singkawang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Salah satu pedagang Pasar Beringin Singkawang, Budi menyambut baik kegiatan Rapid Test yang dilakukan Pemkot Singkawang dan TNI.
“Apalagi Rapid Test yang dilakukan tidak dipungut bayaran,” katanya.
Dia berharap, hasil Rapid Test yang dilakukan tidak menunjukkan reaktif.
“Jangan sampai reaktiflah, apalagi kita kan sangat rentan ketemu banyak konsumen,” ujarnya.


























