SINGKAWANG KITA- Sejumlah masyarakat yang ditemui mengaku mendukung langkah Pemkot Singkawang terutama kerja keras Wali Kota, Tjhai Chui Mie dalam membangun kota. Termasuk upaya Tjhai Chui Mie dalam meyakinkan pemerintah pusat untuk menggelontorkan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional ke Kota Singkawang.
Tanpa kerja keras dan komunikasi yang baik antara daerah maupun pusat, sangat sulit agar dana segar pembangunan bisa terealisasi.
“Saya yakin Pemkot terutama Bu Wali Kota sangat profesional, sehingga kita wajib mensyukuri dan mendukung jika ada dana pusat yang turun, bukan hanya nyinyir di media sosial,” kata Idham Halik warga Singkawang Selasa (5 Januari 2021)
Idham Halik menimpali, bukti profesionalitas adalah diantaranya Kota Singkawang dibawah kepemimpinan Tjhai Chui Mie menjadi satu dari sembilan kota yang mendapatkan apresiasi dari Kementerian Bappenas saat acara hari anti korupsi se-dunia 2020 yang digelar oleh KPK dalam strategi nasional pencegahan korupsi.
“Dari lebih 400 kabupaten kota di Indonesia, Singkawang bisa meraih prestasi yakni berada di 9 kota yang mendapatkan apresiasi atas kinerja baik dalam strategi nasional pencegahan korupsi, oleh KPK dan Beppenas malah,” katanya
Untuk itu, dirinya yakin jika dana PEN ini nantinya juga akan dikelola dengan profesional dan akuntabel oleh Pemkot Singkawang.
“Dan saya doakan Bu Walikota atas kinerja yang sudah baik di masa sulit akibat pandemi, akan semakin baik pada 2021 ini,” pungkasnya.
Sebelumnya pada acara Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, SE, MH Memimpin Acara Sosialisasi Kebijakan Pinjaman Daerah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kota Singkawang di Ballroom Swissbellin Hotel Singkawang. Selasa (05/01/2021).
Hadir Pada Acara ini Ketua DPRD Kota Singkawang, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Anggota DPRD Kota Singkawang, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Kepala Badan Keuangan Daerah beserta jajaran, Inspektur, Kadis PUPR beserta jajaran, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajaran dan Sekretaris DPRD
Nantinya direncanakan dalam program kerja sama dana Pemulihan Ekonomi Nasional ini, pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp 200 Milliar melalui PT MSI.
Wali Kota Singkawang, Tjhai chui Mie mengatakan, Dalam mempercepat rencana realisasi anggaran PEN tersebut, kata Tjhai Chui Mie Pemkot Singkawang sudah mempersiapkan mulai rencana kerja anggaran program, Detail Engineering Design (DED), dan perangkat teknis lainnya.
“Dua pekan ini akan kami lakukan prosesnya. Karena rencananya pada Februari atau Maret 2021 sudah bisa dilakukan realisasi anggaran,” ungkapnya
.
Untuk memuluskan rencana tersebut, Wali Kota Singkawang sudah berkoordinasi dengan DPRD Singkawang sebagai mitra Pemkot dalam menetapkan APBD. “Karena realisasinya memang ditahun anggaran APBD tahun 2021,” ungkapnya.
Tentu dengan bantuan PEN ini, kata dia, diharapkan pemulihan ekonomi di Singkawang bisa mencapai hasil optimal dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Dari total Rp 200 Milliar dana yang diusulkan, direncankan akan dialokasikan pada Bidang Pekerjaan Umum Dinas PUPR serta Bidang Pendidikan. Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah, Zulhiar mengatakan pada Bidang Pekerjaan Umum terdapat 21 Pembangunan Prasarana Jalan, 10 Pembangunan Prasarana Sumber Daya Air, dan 6 Prasarana Pendidikan.
“Total pembangunan prasarana jalan Rp 115 Miliar, Pembangunan prasaranan sumber daya air Rp 35 Miliar dan Rp 50 Miliar pada pendidikan,”katanya, Ia menambahkan selain itu, Dana PEN ini akan dikembalikan kembali kepada Pemerintah Pusat dengan Nol Persen bunga dalam kurun waktu 8 tahun dengan masa tenggang satu tahun.

























