SINGKAWANG, KITA – Akibat masih dibawah bayang-bayang pandemi covid-19, Pemerintah Kota Singkawang kembali memperpanjang masa siswa belajar dirumah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif terhadap wabah covid-19.
Meski tidak beraktifitas di sekolah, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie tetap menekankan agar siswa belajar dengan tekun dirumah yang dibimbing oleh para guru dari jarak jauh menggunakan sarana pendukung belajar yang ada.
“Sebelumnya belajar dirumah bagi siswa akan berakhir pada 21 April, namun dikarenakan belum ada perubahan yang signifikan terhadap perkembangan pandemi Covid-19 di Singkawang, sehingga akan diperpanjang sampai 2 Mei mendatang,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Senin (20/4).
Khusus guru dan tenaga kependidikan, diminta untuk tetap dapat memberikan layanan pembelajaran dengan bekerja dari rumah memanfaatkan sumber belajar yaitu, satu, setiap hari Senin-Jumat ada siaran pembelajaran untuk seluruh jenjang dari PAUD-SMP dan program untuk orang tua (Parenting).
Selain siaran langsung “belajar dari rumah” melalui TVRI dapat diakses melalui Live Streaming Link 1 dan 2.
Kedua, menggunakan Google Drive Klassroom dan memberikan tugas dengan Google Drive Form kepada siswa.
Kemudian guru yang tergabung dalam forum kelompok kerja kepala sekolah, MGMP dapat melaksanakan pembelajaran melalui media Radio Swara Pendidikan Singkawang (Rapensi 107,7 FM), dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
Selain itu, agar proses belajar mengajar melalui Radio Swara Pendidikan Singkawang (Rapensi 107,7 FM) dapat didengar oleh semua siswa dimanapun, maka diharapkan guru mata pelajaran yang bersangkutan mengirimkan alamat radio Streaming: Rapensi.Caster.FM ke grup paguyuban, Wali Kelas dan atau komunitas lainnya.
“Untuk menjamin keamanan sekolah dan kemudahan koordinasi dan pelayanan lainnya, diminta kepada para kepala satuan pendidikan untuk menjadwalkan guru dan tenaga kependidikan melaksanakan piket di sekolah,” ujarnya.
“Jangan sampai tidak belajar di sekolah seperti biasa, justru malah keluyuran,” tegas Tjhai Chui Mie



























