SINGKAWANG KITA- Pemerintah Kota Singkawang telah mendapatkan hibah tanah dari beberapa pemilik lahan untuk pembangunan akses jalan Bandara.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie usai menggelar rapat koordinasi percepatan pengadaan lahan untuk pembangunan jalan akses bandara di Rumah Dinas Wali Kota Singkawang, Jumat (4/6) kemarin.
Rakor tersebut dibahas bersama Kadis PUPR, Kepala Bappeda, Kepala BKD, Camat Singkawang Selatan, dan beberapa pemilik lahan yang terdampak dari rencana pembebasan lahan jalan akses Bandara Singkawang.
“Artinya dari luas lahan 50 Hektare untuk akses jalan Bandara yang diperlukan, sementara ini kita sudah mendapatkan hibah sekitar 16 Hektare,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya pun masih menunggu KTP dan sertifikat serta tanda tangan surat penyerahan hibah dan mudah-mudahan dalam minggu ini sudah bisa diselesaikan.
Tjhai Chui Mie mengungkapkan, jika Pemkot Singkawang terus berupaya keras guna mewujudkan Bandara di Kota Singkawang.
Dimana upaya itu dimulai dari proses penyediaan lahan bandara, kegiatan ground breaking lahan bandara yang dihadiri Menhub sampai dengsn kegiatan Site Visit kepada calon Investor.
Langkah tersebut dilakukan secara bertahap yang merupakan tahapan pembangunan yang menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Skema KPBU yang dilakukan, katanya, mengingat adanya keterbatasan APBN dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur, sehingga perlu adanya kontribusi swasta untuk menjadi alternatif sumber pendanaan dan pembiayaan dalam penyediaan infrastruktur atau layanan publik.
“Sedangkan proses yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Singkawang adalah sampai pada tahap penyediaan lahan dan saat ini sudah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkot Singkawang tidak berdiam diri walaupun wewenang tindak lanjut sekarang sudah di Kementerian Perhubungan.
“Dari sekarang kita sudah antisipasi dan mempersiapkan langkah selanjutnya, jadi ketika Pemerintah Pusat meminta kelengkapan administrasi dan kebutuhan lainnya, kita sudah siap,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan Bandara ini bukan hanya untuk dirinya pribadi sebagai Kepala Daerah, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa depan.
“Karena itu saya terus berusaha maksimal untuk bisa mewujudkan hal tersebut,” jelasnya.
Tjhai Chui Mie menambahkan, saat ini progres pembangunan Bandara Singkawang masih dalam tahap Land Clearing dan akan dilanjutkan dengan pembangunan Runway.
Kepala Dinas PUPR Singkawang, Aser A Bakar mengatakan, rencana akses jalan masuk Bandara Singkawang dimulai dari titik Pasir Panjang.
“Panjangnya ada sekitar 10,500 Km dan lebar jalan direncanakan 50 meter,” katanya.


























