SINGKAWANG, KITA- Beberapa hari terakhir Kota Singkawang selalu diguyur dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.
Akibatnya, sejumlah halaman perkantoran dan rumah penduduk pun tergenang air, lantaran drainase yang ada tidak mampu menampung debit air hujan yang turun, Selasa (30/6).
Meski demikian, Ketua Korwil Tagana Singkawang, Feri Samson mengatakan, jika beberapa daerah yang rawan banjir sampai saat ini masih terbilang aman.
“Alhamdulilah, masih aman,” katanya.
Apabila banjir tak dapat dielakkan, dirinya menyatakan sudah siap untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir.
“Tagana selalu siap kapan saja apapun yang diperlukan, dan jika ada pengevakuasian dan pendirian dapur umum akan kita dirikan,” ujarnya.
Bahkan, pihaknya pun sudah menyiapkan tempat evakuasi bagi warga yang terkena banjir.
“Seperti biasa, tempat yang kita sediakan seperti Aula Kantor Kecamatan, kecuali di wilayah Singkawang Barat jika ada pengungsi akan kita evakuasi ke Selter Maharani di Kecamatan Singkawang Selatan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang telah melakukan pemetaan kawasan potensi banjir di Kota Singkawang.
“Setelah dilakukan validasi data, BPBD Provinsi Kalbar memetakan terdapat 82 titik banjir yang tersebar di Kota Singkawang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Singkawang, Mohammad Syafrudin.
Titik-titik tersebut tersebar di 26 Kelurahan di lima Kecamatan Kota Singkawang.
Seusai validasi daerah rawan banjir BPBD Kalbar tersebut, maka Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat memiliki 15 titik rawan banjir.
Kemudian Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah memiliki titik rawan banjir terbanyak yakni 12 wilayah rawan banjir.
Diikuti dengan Kelurahan Melayu, Kelurahan Tengah, Kelurahan Sekip Lama dan Kelurahan Sedau masing-masing memiliki 5 titik daerah rawan banjir. Sedangkan di kelurahan lainnya ada yang memiliki 4 atau 2 maupun 1 titik rawan banjir.
“Dengan adanya daerah potensi banjir ini maka akan memudahkan BPBD Singkawang melakukan monitoring dan penanggulangan jika terjadi banjir. Langkah apa yang akan dilakukan akan lebih cepat,” ujarnya.

























