Dosen Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak Edukasi Deteksi Dini dan Pencegahan Hipertensi pada Usia Muda di SMA Negeri 1 Sungai Ambawang
SINGKAWANGKITA, KUBU RAYA — Tim pengabdian kepada masyarakat dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Hipertensi pada Usia Muda di SMA Negeri 01 Sungai Ambawang”, pada 31 Juli 2026.
Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi sejak dini.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan kepada siswa, guru, dan staf sekolah mengenai faktor risiko hipertensi, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tim pengabdian yang terdiri dari Azhari Baedlawi, S.Kep., Ners., M.Kep. selaku ketua tim, bersama Fakrul Ardiansyah, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.MB dan Revani Hardika, S.Kep., Ners., M.Kep., merupakan dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan tiga mahasiswa aktif Poltekkes Kemenkes Pontianak sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang saat ini tidak hanya terjadi pada kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai ditemukan pada kelompok usia muda dan produktif.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan hipertensi, faktor risiko, pola hidup yang berhubungan dengan kejadian hipertensi, pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala, serta upaya pencegahan melalui penerapan gaya hidup sehat.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari siswa-siswi, guru, dan staf SMA Negeri 1 Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab terkait berbagai permasalahan kesehatan, khususnya mengenai risiko hipertensi pada usia muda.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat awam agar mampu mengenali faktor risiko dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini.
Ketua tim pengabdian, Azhari Baedlawi, S.Kep., Ners., M.Kep., menyampaikan bahwa upaya pencegahan hipertensi perlu dimulai sejak usia muda melalui peningkatan literasi kesehatan dan perubahan perilaku hidup sehat.
“Generasi muda perlu memiliki kesadaran bahwa hipertensi dapat dicegah melalui pola hidup sehat, pengendalian faktor risiko, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin. Edukasi seperti ini menjadi langkah awal agar masyarakat mampu melakukan deteksi dini dan mencegah komplikasi hipertensi di masa mendatang,” ujar Azhari.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Poltekkes Kemenkes Pontianak berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat sehingga kesadaran mengenai pencegahan penyakit tidak menular semakin meningkat.
Ruang Iklan billboard