SINGKAWANG, KITA- 75 Ton gula pasir akan segera merapat ke Kalimantan Barat, meski belum diketahui berapa banyak yang akan masuk ke Kota Singkawang, namun kabar ini bisa menjadi angin segar ditengah kelangkaan gula pasir di pasaran.
Kepala Disperindagkop dan UKM Singkawang, Muslimin, mengatakan pendistribusian nantinya akan diatur oleh distributor yang ada di Kalbar. Tentunya ia juga berharap agar kota Singkawang mendapatkan alokasi yang dibutuhkan warga.
“Pengiriman gula pasir dari luar Kalbar tidak hanya sekali ini saja, namun akan terus berkelanjutan,” katanya Senin 6 April 2020.

Karena, berdasarkan koordinasi pihaknya dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalbar, bahwa pada minggu kedua bulan April akan ada gula pasir impor yang masuk ke Kalbar, sehingga permasalahan gula pasir dimungkinkan akan segera teratasi di Kalbar tak terkecuali di Kota Singkawang.
Dia juga mengungkapkan, berdasarkan pemantauannya di lapangan, bahwa ketersediaan gula pasir sampai saat ini masih tersedia di Pasar Ritel Modern seperti Hypermart, Indomaret dan Alfamart.
“Meskipun pembeliannya terbatas, namun keberadaan gula pasir di Pasar Ritel Modern ini diharapkan bisa menjadi penyeimbang harga gula pasir di pasaran yang memang harganya cukup tinggi,” ungkapnya.
Maka dari itu, dia menyarankan agar masyarakat Singkawang bisa membelinya di Pasar Ritel Modern, karena harga yang dijual juga tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan yakni sebesar Rp12.500 per Kg.
Dia juga berharap kepada masyarakat Singkawang, jangan terlalu panik terkait dengan gula pasir. Karena tidak lama lagi gula pasir akan segera hadir di Kota Singkawang ataupun di Kalbar.
“Kami juga mengingatkan jangan sampai ada spekulan-spekulan yang coba-coba menimbun gula pasir, karena apabila terjadi maka akan ada sanksi pidana yang akan menjeratnya,” pungkasnya.



























