SINGKAWANG, KITA -Seorang penjahit asal Kota Singkawang, Andi Khamariah menggerakkan para penjahit dan relawan di Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah dan Kubu Raya untuk membantu pemerintah melalui Gerakan Masker Gratis.
Dalam waktu yang singkat, niat mulia Andi Khamariah pun mendapat respon positif dari tim yang dibentuknya, dengan berbekal diskusi dengan Ketua GOW Kota Singkawang, Istri Handayani yang dia angkat sebagai penasehat Gerakan Masker Gratis.
Kegiatan yang berlangsung Senin (6/4), dapat berjalan dan berkembang sesuai dengan harapan. Bahkan diluar dugaan mendapat dukungan dari berbagai pihak antara lain, tim Penggerak PKK Kota Singkawang, Persit Chandra Kirana Cabang XLVI Kodim 1202/Singkawang, Dekranasda Kota Singkawang, Paskas Kota Singkawang, relawan, donatur dan lain-lain.
“Serasa mimpi program ini dapat berjalan dan berkembang seperti saat ini, awalnya hanya berniat dengan teman-teman untuk membuat masker gratis dan diberikan kepada tenaga medis Rumah Sakit, karena mereka berada di garda terdepan dengan memiliki resiko yang sangat tinggi,” kata Andi Khamariah.

Tapi seiring berjalannya waktu, program ini berkembang menjadi sebuah gerakan yang mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Sehubungan dengan hal tersebut kami atas nama Tim Gerakan Masker Gratis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan program ini,” ujarnya.
Dia menuturkan, dalam distribusi tahap pertama telah terkumpul kurang lebih 1.500 masker yang berasal dari para relawan dan donatur, antara lain, para penjahit, PKK, GOW, Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLVI Kodim 1202/Singkawang, donatur dan lain-lain.
“Tahap pertama ini masker didistribusikan kepada Rumah Sakit Abdul Azis Singkawabg baik untuk tenaga medis, pasien dan petugas. Kemudian Rumah Sakit DKT Kota Singkawang, lima Puskesmas, Pondok Pesantren dan para pedagang di Pasar Beringin dan pasar Ikan Alianyang Singkawang dan beberapa Panti Asuhan,” ungkapnya.
Pihaknya, masih terus memproduk masker untuk didistribusikan kepada sasaran yang berbeda.
“Gerakan Masker Gratis ini tidak hanya untuk di Kota Singkawang saja, tapi juga empat kabupaten dan masing-masing kabupaten telah memiliki koordinator,” jelasnya.
Setiap koordinator wilayah, katanya, bertugas untuk merangkul relawan dan donatur sebanyak-banyaknya dan melibatkan masyarakat dalam gerakan ini.
Dalam pembagian masker ini, turut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan beserta istrinya, Juli Wahyuni selaku Ketua TP. PKK Kota Singkawang.
Kemudian, Ketua GOW Kota Singkawang, Istri Handayani beserta pengurus dan relawan bersama-sama dengan Paskas membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Beringin Kota Singkawang.
Menurut Andi Khamariah, masker yang diproduksi setiap wilayah dimonitor mulai dari sistem pembuatan polanya, bahannya, tehnis menjahitnya sampai dengan pada pendistribusiannya.
“Masing-masing koordinator secara berjenjang membentuk group Gerakan Masker Gratis melalui Whatshap dan dari situlah kita bangun komunikasi, khususnya agar masker yang kita bagikan memenuhi syarat kesehatan sesuai dengan anjuran dari Kementerian Kesehatan,” tuturnya.
Yang artinya, masing-masing antar wilayah membangun kerjasama, sehingga jika salah satu wilayah kekurangan masker maka akan dibantu dengan memberikan masker-masker sesuai kebutuhan dan kemampuan.



























