SINGKAWANG KITA – Puluhan driver ojek online (ojol) KiteAntar mengaspal di jalanan Kota Singkawang. Bukan sekadar konvoi, aksi bertajuk Rolling City ini menjadi momentum memperkenalkan aplikasi transportasi dan jasa daring karya putra Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).
Konvoi tersebut dilepas Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti dari Halaman Kantor Wali Kota Singkawang. Kehadiran KiteAntar dinilai menjadi bukti bahwa talenta lokal Kalbar mampu melahirkan dan mengembangkan platform digital di tengah ketatnya persaingan industri teknologi.
Dwi Yanti mengajak masyarakat ikut mendukung KiteAntar dengan menggunakan sekaligus mempromosikan layanannya. Menurutnya, semakin berkembang perusahaan, semakin besar pula peluang kontribusinya terhadap daerah dan penciptaan lapangan kerja.
“Sebagai warga Kalbar, kita wajib menyukseskan kiprahnya dengan menggunakan layanan dan ikut mempromosikannya,” kata Dwi Yanti.
Pemkot Singkawang juga siap ikut mengenalkan KiteAntar melalui berbagai kanal resmi pemerintah. Bahkan, pemerintah berencana mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Singkawang untuk menggunakan layanan tersebut.
“Ini juga membuktikan bahwa putra asli Kalbar mampu bersaing di dunia IT,” ujarnya.
Penanggung Jawab Operasional KiteAntar, Yudiansyah, mengatakan jumlah mitra terus bertambah sejak layanan tersebut beroperasi. Saat ini, KiteAntar telah memiliki lebih dari 400 driver di seluruh Kalimantan Barat, dengan 124 driver di Kota Singkawang untuk layanan roda dua maupun roda empat.





















