Breaking
Singkawang Kita
Breaking News Pemerintahan

Optimalisasi Aset Daerah Jadi Potensi PAD, Singkawang Didorong Terapkan Creative Finance

Kontributor Kita 2 menit baca 11x dibaca
Optimalisasi Aset Daerah Jadi Potensi PAD, Singkawang Didorong Terapkan Creative Finance

SINGKAWANGKITA - Pemerintah Kota Singkawang mulai membidik potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari optimalisasi aset milik pemerintah. Strategi ini diarahkan pada pemanfaatan barang milik daerah (BMD) agar lebih produktif tanpa harus menambah beban masyarakat.

Guru Besar Ilmu Manajemen Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Profesor Dadang Suwanda, menilai Singkawang telah bergerak menuju konsep creative finance atau pembiayaan kreatif melalui pemanfaatan aset daerah.

“Singkawang sudah menuju ke arah creative finance dengan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah. Ini langkah yang sangat baik karena dapat meningkatkan nilai aset,” kata Dadang dalam kegiatan penguatan kapasitas pengelolaan BMD di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (27/10/2026).

Menurut Dadang, optimalisasi aset tidak cukup hanya dengan mendata kekayaan pemerintah yang berpotensi menghasilkan pendapatan.

Pemkot Singkawang juga perlu membangun sistem pengelolaan yang terarah, termasuk membentuk tim khusus untuk memastikan aset dimanfaatkan secara maksimal.

“Untuk menyukseskan program ini, pemerintah daerah perlu membentuk tim dan membangun sistem manajemen yang jauh lebih baik dalam pemanfaatan aset daerah,” katanya.

Selain mengoptimalkan aset, Dadang mendorong pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai instrumen untuk menggerakkan perekonomian dan menarik investasi.

Ia menilai peluang kerja sama dengan pihak swasta perlu terus dikembangkan agar aset dan sumber daya yang dimiliki daerah dapat memberikan nilai tambah ekonomi.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan penataan aset daerah harus dilakukan secara menyeluruh. Pembenahan mencakup kondisi fisik aset, pencatatan administrasi, manfaat, hingga kelengkapan dokumen kepemilikan yang sah.

“Pengelolaan aset di Kota Singkawang akan kita tata dengan baik, mulai dari fisiknya, pencatatan, manfaat, hingga dokumen sahnya,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia mengatakan, pemanfaatan aset melalui skema creative finance menjadi salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat.

Bagikan

Berita Terkait

Wali Kota Minta Pelayanan Perizinan Tak Diperlambat, Dorong Investasi dan Ekonomi Singkawang Breaking News

Wali Kota Minta Pelayanan Perizinan Tak Diperlambat, Dorong Investasi dan Ekonomi Singkawang

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengingatkan jajaran Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) agar tidak mempersulit pelayanan perizinan yang bisa dipermudah. Pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan pelaku usaha maupun investor sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Kontributor Kita 2 mnt