SINGKAWANG, KITA- Hasil urunan dana yang dilakukan para pengusaha dan Walikota Singkawang untuk memperbaiki secara cepat kerusakan jalan yang parah pada ruas jalan provinsi mulai dilakukan sepekan terakhir.
Urunan ini guna mensiasati peraturan yang tidak memperbolehkan Pemkot untuk menggunakan dananya dalam perbaikan ruas provinsi atau diatasnya.
Meski demikian Walikota menegaskan Gubernur sudah merespon dengan akan segera melakukan perbaikan yang diawali dengan dana tanggap darurat yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengerjaan yang masih menunggu hasil tender.
Hal ini disampaikan oleh saat Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meninjau pengerjaan penimbunan jalan raya Singkawang-Bengkayang, Minggu (28/6) kemarin. Mendesaknya perbaikan ruas jalan ini karena sering mengakibatkan kecelakaan.
“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Kalbar yang telah merespon keluhan masyarakat selaku pengguna jalan tersebut,” kata Tjhai Chui Mie.
Dalam pengerjaannya, Tjhai Chui Mie memberdayakan masyarakat setempat untuk membantu dalam mengerjakannya.
“Dan kita harapkan kepada pengguna jalan raya Singkawang-Bengkayang untuk berhati-hati karena saat ini sedang ada pengerjaan perbaikan jalan yang berlubang,” ujarnya.
Apabila dana dari Pemprov Kalbar sudah keluar maka akan dilakukan perbaikan secara keseluruhan.
“Sesuai komunikasi antara saya dengan bapak Gubernur bahwa saat ini sedang dalam proses tender. Jadi saya belum tahu pastinya kapan jadwal perbaikan, yang penting saat ini kita sudah melakukan tindakan-tindakan untuk perbaikan jalan sementara, sehingga pengguna jalan tidak merasa terganggu akibat banyaknya lobang di badan jalan,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, dana pengusaha (donatur) yang terkumpul saat ini ada sekitar Rp150-Rp200 juta.
“Tetapi apabila perbaikan jalan tidak sampai memerlukan dana sebanyak itu maka tidak kita habiskan. Kita akan komunikasikan terus penggunaannya ada berapa,” tuturnya

























